Memperbaiki kondisi keuangan

Sudahkah Anda menetapkan jumlah penghasilan pasif per bulan yang Anda inginkan? dan sudahkah Anda menetapkan jumlah utang yang akan Anda turunkan dalam 1 tahun? Jika sudah, apakah langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh Anda yang kondisi keuangannya bagus maupun kurang bagus atau tidak bagus?

Bagi Anda yang mempunyai kondisi keuangan bagus tunggu sebentar (giliran Anda akan saya ulas pada tulisan yang akan datang). Saya terlebih dahulu akan mengulas mereka yang kondisi keuangannya kurang bagus atau tidak bagus karena pengeluarannya seimbang dengan pemasukan atau bahkan lebih besar.

Mereka yang kondisi keuangannya kurang atau tidak bagus biasanya diakibatkan oleh kebiasaan buruk dalam pengaturan arus kas (cash flow) atau banyaknya kewajiban (liabilitas) atau utang-utang yang harus dibayar. Hentikan kebiasaan buruk itu sekarang juga dan mulailah menyelesaikan liabilitas, terutama kebiasaan berutang untuk sesuatu yang konsumtif.

Anda harus mengubah kebiasaan buruk tersebut. Caranya, sisihkan sebagian penghasilan anda terlebih dahulu sebelum digunakan untuk memenuhi berbagai pengeluaran. Biasakan “membayar diri sendiri” terlebih dahulu sebelum membayar orang lain atau pihak lain.

Sebelum membayar pos-pos pengeluaran, ambil sebagian penghasilan anda dan masukkan dalam rekening tabungan. Setelah dipotong, sisa penghasilan Anda dapat digunakan seluruhnya untuk membayar pengeluaran. Supaya efektif, anda harus membuka rekening tabungan yang khusus untuk menampung potongan itu, di luar rekening tabungan yang sudah Anda miliki saat ini. Sebut saja namanya rekening tabungan investasi.

Bagi anda yang banyak memiliki utang konsumtif, Anda harus menyelesaikan utang-utang tersebut dengan uang potongan tersebut. Tutuplah utang tersebut sekaligus (kalau uangnya mencukupi) atau selesaikan satu demi satu. Selesaikan salah satu utang yang dapat Anda tutup, sedangkan utang-utang lainnya dibayarkan jumlah minimumnya saja. Kalau jumlah salah satu utang tersebut terlalu besar, bayarlah salah satu utang dengan jumlah angsuran lebih besar sedangkan utang yang lain dibayarkan angsuran minimumnya saja.

Setelah utang yang satu lunas, selesaikan utang kedua, ketiga dan seterusnya sehingga semua utang Anda dapat diselesaikan. Setelah semua utang lunas, uang yang biasanya digunakan untuk membayar utang dapat Anda masukkan ke dalam rekening tabungan investasi dalam rangka “membayar diri sendiri”

Dengan membayar diri sendiri tersebih dahulu, kemudian memprioritaskan penyelesaian utang, maka perlahan-lahan kondisi keuangan anda akan menjadi baik. Sebelum mulai berwirausaha, anda bangun dulu dana cadangan yang akan memproteksi kebutuhan anda selama anda merintis usaha baru.

+

Iklan

Target finansial

Sudahkah anda mengetahui kondisi keuangan anda? Kalau kondisi keuangannya bagus, karena pemasukan anda lebih besar daripada pengeluaran, saya ucapkan SELAMAT.

Anda dapat menentukan target finansial jangka pendek (misalnya 12 bulan mendatang). Target finansial Anda harus SMART (specific, measurable, achieveable, realistic, timebound).

Target finansial yang spesifik (specific) artinya target yang focus, jelas dan dirumuskan secara tertulis, misalnya “saya ingin mempunyai penghasilan pasif per bulan sebesar Rp 5.000.000”. Anda jangan hanya mengatakan ingin mempunyai penghasilan pasif yang besar. Ini adalah target finansial yang tidak jelas dan terlalu umum.

Target finansial yang terukur (measurable) menyangkut criteria keberhasilan dalam mencapainya, baik kuantitatif atau kualitatif.  Jika penghasilan pasif yang menjadi target finansial anda, maka tentukan kriteria keberhasilannya misalnya berapa jumlah penghasilan pasif yang anda inginkan atau berapa lama penghasilan tersebut akan diwujudkan.

Target finansial tersebut hendaknya dapat dicapai (achieveable) sesuai kemampuan anda atau anda yakin dapat mencapainya karena ada seseorang yang telah mewujudkannya. Keyakinan anda juga harus didukung oleh kondisi anda yang relative tidak berbeda dengan orang tersebut.

Target finansial yang realistis (realistic) artinya target tersebut bersifat moderat, tidak terlalu sulit tapi juga tidak terlalu mudah. Target yang terlalu sulit mustahil dapat mewujudkannya, sedangkan target yang terlalu mudah membuat anda tidak termotivasi untuk memperjuangkannya. Mendapatkan penghasilan pasif per bulan pada tahun depan sebesar Rp 100.000,- terlalu mudah, namun untuk penghasilan pasif per bulan sebesar Rp 100.000.000,- juga terlalu sulit

Target finansial juga perlu ditetapkan waktunya (timebound),  misalnya target janga pendek selama setahun, jangka menengah selama 5 tahun atau jangka panjang ketika usia kita 60 tahun.

Bagi mereka yang kondisi keuangannya kurang atau tidak bagus, selain menetapkan jumlah penghasilan pasif per bulan, juga harus menetapkan jumlah utang yang akan diturunkan. Penghasilan pasif adalah penghasilan yang diperoleh secara terus menerus tanpa keharusan untuk bekerja mendapatkan uang, karena harta yang dimilikinya telah ”bekerja” menghasilkan uang untuk pemiliknya. Pada tahap ini, bekerja adalah sebagai pilihan dan bukan sebagai keharusan karena ingin mendapatkan penghasilan.

Jadi, untuk kelompok ini pertanyaan untuk target finansial jangka pendeknya adalah : Berapakah jumlah penghasilan pasif per bulan yang Anda inginkan? dan Berapakah jumlah utang yang akan Anda turunkan dalam 1 tahun?

+

Mulai berwirausaha

Berwirausaha adalah kemampuan melihat peluang, menggunakan sumber daya untuk mengambil keuntungan dari peluang itu dan bertindak untuk memastikan hasilnya.

Berwirausaha tidak hanya dilakukan oleh seorang saudagar. Anda yang pada saat ini menjadi pekerja, pekerja lepas, pemilik usaha ataupun investor dapat melakukannya.

Saya akan membahas tentang berwirausaha dari sudut pandang seorang pekerja atau pekerja lepas yang merupakan mayoritas umat di negeri ini.

Untuk memulai berwirausaha, anda harus mengetahui kondisi keuangan yang anda alami sekarang ini. Mungkin anda adalah orang yang kondisi keuangannya bagus atau malah sebaliknya.

Anda memiliki kondisi keuangan bagus bila penghasilannya lebih besar dari pengeluaran, sedangkan Anda yang kondisi keuangannya kurang bagus berarti penghasilan dan pengeluarannya seimbang sehingga tidak tersisa untuk tabungan.

Mungkin juga anda seorang pecundang, karena pengeluaran Anda selama ini lebih besar dibandingkan dengan pemasukan alias lebih besar pasak daripada tiang.

Untuk melanjutkan pelajaran yang akan datang, coba buat laporan keuangan Anda secara sederhana untuk memastikan kondisi keuangan anda. Pemasukannya lebih besar, sama atau lebih kecil daripada pengeluaran?